 |
|
| Konservasi PerAiran |
|
| |

| |
|
 |
|
 |
|
| News / Kesehatan/Kemiskinan/HAM / Khusus Perempuan |
|
| |
| TKW Korban Perkosaan Masih Trauma | | By admin |
| Thursday, October 16, 2003 12:00:00 |
Clicks: 1978 |
 |
 |
|
|
Kamis, 16 Oktober 2003 18:20 wib
TKW Korban Perkosaan Masih Trauma
Jurnalis: Eko Bambang S
Jurnal Perempuan Online-Jakarta, Korban kekerasan dan perkosaan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Saudi Arabia yang dipulangkan ke Indonesia, sampai hari ini (16/10/2003) masih mengalami trauma akibat perkosaan yang dialaminya. Hal ini dialami oleh Anna, 18 thn (bukan nama sebenarnya) yang terbaring di ruang perawatan intensif Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Polri - Jakarta Timur.
Anna adalah salah satu korban perkosaan dan penganiayaan yang dilakukan oleh majikan dan diperkosa oleh agen jasa tenaga kerja di Saudi Arabia. Selain Anna, sudah ada 23 TKI yang pulang ke Indonesia melalui bandara Soekarno Hatta Jakarta yang juga menjadi korban penganiayaan dan pemerkosaan. Anna bekerja di Saudi Arabia melalui Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia Ia tiba di Jakarta dalam keadaan sakit setelah PT Surya Duta Jasindo. Niat Anna bekerja diluar negeri adalah membantu ekonomi keluarga. Namun harapan itu kandas setelah Anna menerima perlakuan yang tidak manusiawi. Anna kini hanya berharap bisa pulang ke keluarganya di Serang Banten.
Seperti yang diberitakan oleh Kompas, sejak awal ada tanda-tanda ketidakberesan dari jasa pengerah tenaga kerja ini seperti; perubahan nama jasa tenaga kerja. Bila sebelumnya dia dikirm oleh PT Surya Duta Jasindo, tetapi saat membuat Paspor nama perusahaan awal berubah menjadi PT Arya Duta Bersama. Selain itu, Umur Annapun dipalsukan menjadi lebih tua. Tahun kelahiran Anna yang semula 1985 berubah menjadi tahun 1975 dengan alasan Majikan di Arab Saudi hanya mencari pembantu berumur 25 tahun keatas.
Terhadap sejumlah kasus yang terjadi pada TKW ini, Kopbumi melalui sekjendnya Wahyu Susilo meminta pemerintah RI secara keseluruhan dan khususnya Depnakerstrans, Deplu dan PJTKI tidak lari dari tanggungjawab. Wahyu menilai pihak pemerintah terlihat ada upaya untuk saling melempar tanggungjawab, sementara korban kekerasan ini semakin bertambah. Menurut Wahyu, Kopbumi setelah diberi kuasa oleh para Korban akan menggugat Pemrintah atas kelalaian dan ketidakbertanggungjawabnya terhadap kasus kekerasan buruh migran ini.
Sumber: Jurnal Perempuan Online-Jakarta
YJP Yayasan Jurnal Perempuan.
Jl. Tebet Barat VIII No. 27 Jakarta Selatan 12810
http://www.yjp.or.id/yjp-upload/berita-4.htm
|
| |
|
| More Khusus Perempuan Berita |
. Pengantin Umur 13 Tahun Tewas Pendarahan . 25 Juta Anak Indonesia Alami Kekerasan . AAA Berita Korupsi, Kesehatan, Kemiskinan, HAM Terbaru . Siswi Hamil Gugat Kepala Sekolah . Kartini Masih Harus Menangis Untuk Perempuan Tunanetra . Perdagangan Perempuan? Mereka Mengaku Terpojok . Sebelum Ngeseks, Suntik Dulu Ahh . Tingkatkan Partisipasi KB, Naikkan Derajat Kesehatan . Emang Lebih Enak Disuntik! . Arab Saudi Akui Adanya Pelanggaran Hak TKI
|
|
|
 |
|
| Pendidikan Kelas Dunia |
|
| |  | |
|
| Berita Penerbangan |
|
| |

| |
|
| Kegiatan & Aktivitas |
|
| |

| |
|
 |
|  |