SD & SLTPSekolah MenengahPerguruan TinggiPendidikan Network IndonesiaTeknologi & PendidikanSains & TeknologiMajalah Teknologi IndonesiaPenelitian Indonesia
 Jaringan Pendidikan Kita
 Sekolah & Lembaga
 Berita dan Artikel
 Informasi
 Menganai Kami
 Konservasi PerAiran
  
Conservation PerAiran

  
 E-Mail Pendidikan Gratis
  

Nama:
Panggilan:

Nama@Pendidikan.zzn.com

Login:
Password:

Nama@Pendidikan.zzn.com

  
 Link-Link Khusus
  



Aspirasi Pendidikan Kita
Aspirasi Kita


  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  
 
Pembelajaran ICT di Tingkat SD Masih Rendah
By admin
Sunday, September 06, 2009 20:51:00 Clicks: 1170 Send to a friend Print Version
Pembelajaran ICT di Tingkat SD Masih Rendah

Minggu, 6 September 2009 | 20:51 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Irene Sarwindaningrum

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi yang dikenal juga sebagai ICT di jenjang sekolah dasar masih rendah. Lambatnya perkembangan ini salah satunya karena kondisi infrastuktur yang belum mendukung.

Berdasarkan data Pusat Teknologi dan Komunikasi (Pustekkom) Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), jumlah sekolah dasar (SD) yang mempunyai laboratorium komputer baru mencapai 10 persen. Jumlah ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan keberadaan laboratorium komputer di jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK) yang sudah mencapai 70 persen, jenjang sekolah menengah atas (SMA) yang mencapai 55 persen, dan jenjang sekolah menengah p ertama (SMP) yang mencapai 40 persen.

Kepala Pustekkom Lilik Gani mengatakan, lambatnya perkembangan ICT di jenjang SD ini karena masih banyak SD yang terletak di daerah terpencil yang belum mempunyai infrastruktur penunjang pengadaan laboratorium komputer, antara lain aliran listrik maupun jaringan telepon. Ini berbeda dengan jenjang SMP, SMA, maupun SMK yang sebagian besar sudah berada di daerah kecamatan dengan infrastruktur yang memadai, ujarnya di Yogyakarta, Jumat (4/8).

Menurut Lilik, Pustekkom hanya menyediakan bantuan bagi sekolah yang secara infrastruktur telah siap melaksanakan pendidikan ICT. Kebijakan ini diambil agar bantuan tidak sia-sia. Untuk mendukung pelaksanaan ICT di daerah terpencil, Pustekkom tengah mengembangkan mobile learning dan distance learning atau pembelajaran jarak jauh sehingga ICT bisa dilaksanakan kapan dan dimana saja.

Selanjutnya, Lilik mengatakan, Depdiknas mempunyai target pendidikan di Indonesia telah berbasis pembelajaran ICT pada tahun 2014. Dana yang tiap tahun digulirkan untuk terlaksananya target itu mencapai Rp 1 triliun setiap tahunnya. Dana tersebut dimanfaatkan untuk pembuatan jaringan, pelatihan, sarana, dan pengembangan buku sekolah elektronik, ujarnya.

Untuk mendukung pendidikan ICT di Indonesia, Pustekkom juga akan menyelenggarakan simposium internasional tentang pendidikan ICT yaitu International Symposium on Open, Distance, and E-Learning (ISODEL) 2009 pada Desember mendatang. Forum yang rencananya menghadirkan 400 kalangan pendidik Indonesia dan 100 peserta dari luar negeri itu dimaksudkan sebagai ajang berbagi ide mengenai pengembangan pendidikan ICT.

Sementara itu, Kepala bidang Bina Program Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DI Yogyakarta, Baskara Aji menyatakan, Provinsi DIY sudah melaksanakan sejumlah program untuk pengembangan ICT di tingkat sekolah. Salah satunya adalah pelatihan ICT kepada 1.000 guru setiap tahunnya. Fasilitas dan sarana ICT yang dibutuhkan juga sudah cukup banyak dimiliki. Hal ini bisa dilihat dari persentase pemanfaatan laboratorium komputer yang mencapai 67 persen dari jumlah masyarakat di DIY, katanya.

Selain itu, sejumlah sekolah unggulan di DIY juga akan dijadikan proyek percontohan untuk pendidikan berbasis ICT. Sekolah-sekolah itu antaralain SMP Negeri 5 Yogyakarta, SMA Negeri 8 Yogyakarta , SMA Negeri 1 Sewon Bantul, SMP Negeri 2 Sewon Bantul, SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, dan SMK Pengasih Bantul.

Sumber: Kompas.Com
http://edukasi.kompas.com/read/xml/2009/09/06/2051247
/pembelajaran.ict.di.tingkat.sd.masih.rendah
 
More Berita Sains & Teknologi Berita
. India Buat Produsen Laptop Ketar Ketir
. India Luncurkan Laptop Seharga Rp335.000
. Pilih Android Demi Untung
. Matikan Televisi Anda Hari Minggu Besok
. Kenapa Harus Mematikan Televisi?
. PPDB Online Kacau, Dinas Pendidikan Ngaku Salah Pakai Server
. Modal Sosial untuk Penguatan Inovasi Nasional
. Teknologi Informasi dan Citra Pendidikan
. Indonesia Pengguna Jejaring Sosial Terbanyak di Dunia
. Disayangkan, Pembahasan RPM Konten Multimedia tidak Libatkan Publik
 Suara Masyarakat
Latest Post
. Sekolah Dasar Swasta tida...
. Uji Sertifikasi
. Sertifikasi Guru
. Penerapan KTSP
Latest Response
. Re: Sertifikasi Guru
. Re: Sertifikasi Guru
. Re: Sertifikasi Guru
. Re: Penerapan KTSP
. Re: Uji Sertifikasi
 Pendidikan Kelas Dunia
  
Pendidikan Kelas Dunia
  
 Teknologi Pendidikan
  

Ilusi atau Solusi
Ilusi Atau Solusi

  
 Baca Berita Setiap Hari
  

Tujuan utama website ini BeritaPendidikan.Com adalah membantu Pelajar dan Guru di Indonesia untuk mencari informasi mengenai Perkembangan Pendidikan. Kebiasaan Membaca adalah isu yang sangat penting dan Kami memasang berita baru di website ini dengan tujuan membantu tetapi itu sangat penting bahwa anda membaca berita secara luas setiap hari. Coba membaca beberapa artikel setiap hari:

Media Indonesia News and Views

Kompas.Com

Republika Online

Suara Pembaruan

Harian Komentar

detikNews Situs Warta Era Digital

Web.Bisnis.Com

TheJakartaPost.Com

  
 Berita Penerbangan
  
Flying in Indonesia

  
 Pojok - Pojok Kita
  
Pojok SiswaPojok Guru
Pojok KepsekPojok TU


  
 Kegiatan & Aktivitas
  
Ikut Kegiatan Kami

  
 Website & Kegiatan
  
Sains.TV

TV Pendidikan

E-Pemerintah - Menuju E-Government



Mencari Lowongan
Memasang Lowongan Kerja

Mencari Beasiswa
Meminta Bantuan Beasiswa
Membantu dengan Beasiswa

Mad Scientist

  
 Seorang Aktivis HAM
  


Selamat Jalan Pak Munir!